Jumat, 13 Oktober 2017

Paroki Wedi org


Gereja BMV Mater Christi diberkati pada tanggal 23 Pebruari 1935. Setelah cukup lama menjadi bagian dari paroki Klaten, umat di stasi Wedi mendapat kesempatan untuk menjadi paroki mandiri pada tahun 1948 dan yang menjadi pastor kepala paroki Wedi pertama kali adalah Rm. Tjokrowardoyo, Pr. Pada tanggal 13 Juni 1956 Paroki Wedi dibentuklah PGPM (Pengurus Gereja dan Papa Miskin) di hadapan Notaris RM. Suprapto dengan No. 34.

 Adapun batas dari Paroki Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi adalah :

– Sebelah Barat : berbatasan dengan Paroki St. Yusuf Pekerja Gondangwinangun, Lingkungan Santo Thomas Kutu, Dukuh Kutu, Ngering, Jogonalan, Klaten’
– Sebelah Utara : berbatasan dengan Paroki Maria Assumpta Klaten, Lingkungan Santo Fransiscus Xaverius Klaten Selatan (dukuh Ngalas, Jragung, Klaten Selatan) dan Lingkungan Santo Tarsisius Trimasan
– Sebelah Timur : berbatasan dengan Paroki Administratif Bayat Lingkungan dan Santo Yusuf Kaporan.
– Sebelah Selatan : berbatasan dengan Paroki St. Yusuf Bandung Wonosari (Lingkungan St. Monica Sengonkerep).
– Sebelah Barat Daya (Lingkungan Jabung) berbatasan dengan Paroki Dalem

 Jumlah umat di paroki Wedi berkembang dengan subur sekitar 4291 jiwa. Untuk mempermudah pelayanan pastoral paroki Wedi dibagi menjadi 4 stasi yaitu Wedi, Bayat, Dalem dan Gondang. Gondang telah menjadi paroki mandiri tahun 2004, kemudian Dalem tahun 2012 dan tengah menyusul Paroki Administratif Bayat yang direncanakan 2017.

 Jenis pekerjaan umat adalah petani, pemerintahan, guru, pedagang dan wiraswasta ekonomi kreatif.

 Saat ini Paroki Santa Perawan Maria Bunda Kristus dikepalai oleh Romo Adrianus Maradyo, Pr (2014-sekarang) dan dibantu oleh Romo Supranowo, Pr (2013-sekarang). Keduanya merupakan anggota Tribunal Keuskupan Agung Semarang.

https://www.parokiwedi.org/

Den Blangkon -Jasa Pembuatan Website - klik whatssap 0881-6234-694

0 komentar:

Posting Komentar

Start Work With Me

Hubungi Kami
den blangkon
Yogyakarta